Visit Museum Year 2010,
Museum Jawa Tengah Ranggawarsita
Oleh : Drs. Bambang Sugiharto,MPd.
Koleksi, merupakan satu kata kunci bagi sebuah Museum yang sangat berperan bak magnet bagi pengunjung dalam kehidupan museum. Tidak banyak atau bahkan andapun, belum sepenuh hati mengenal Museum Jawa Tengah Ranggawarsita.
Tetapi Sang Profesor Takashi dari Osaka University Tokyo Japan, bersurat untuk menunjungi museum Museum Jawa Tengah Ranggawarsita beserta rombongan karena Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, merupakan Museum yang memiliki koleksi terbesar, dan merupakan Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah. Dengan kelengkapan 56.000 koleksi berbagai jenis dan seluruh karyawan Museum Jawa Tengah Ranggawarsita siap bersinergi di Visit Museum Year 2010.
Unsur pendukung lain yang menyebabkan sebuah Museum dikunjungi adalah kelengkapan layanan dan sarana yang tersedia. Museum Ranggawarsita telah bersiap diri mulai dari Tata Pameran, pemandu, souvenir shop, layanan Audio visual, Free Hot Spot area, Ruang Apresiasi Seni, Meeting Room, Ticketing dan Travel Biro serta Limo Transport Suttle telah di gelar menanti kunjungan masyarakat dalam dan luar negeri. Mulai pukul 07.30 sampai 15.00 WIB, ruang pamer tetap dapat dikunjungi dan selalu buka bahkan dihari libur dan hari Besar, ini satu-satunya museum negeri yang setiap hari buka tidak pernah libur.
Akses transportasi yang sering menjadi kendala bagi Daerah Tujuan Wisata tidak berlaku bagi Museum Ranggawarsita, lokasi yang sangat strategis di Bundaran Kalibanteng Semarang, hanya 1 Km dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang atau 2 menit dengan taxi, 10 Km dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang atau 7 menit dengan taxi, 12 Km dari Pusat Keramaian Kota Semarang Simpang Lima, Pasar Johar/ kota Lama atau 10 menit dengan taxi dan 15 Km dari Terminal Induk Bus Mangkang atau 15 menit dengan taxi serta dari Stasiun Kereta Api Tawang 10 km atau taksi 7 menit dengan taxi.
Itulah sebabnya maka Profesor Koezuka Takashi dengan rombongan sejumlah 11 orang ( bersama Prof. Sukami, Mr.Takeshi Asanuma seorang curator sculpture ( Kyoto National Museum) an 4 Mahasiswa Japan mengunjungi Museum Jateng Ranggawarsita 12 Agustus 2009 khusus meneliti koleksi Sculpture / Bronze yang ada.
Sebelumnya Prof. Naoko Ito,Ph.D ( Hiroshima University) Prof. Mizuno Saya.Ph.D ( Daito Bunka University) dan Prof.Park Hyounggook Ph.D (Musashino Art University) dan rombongan ( 4 orang) pada 10 Agustus 2009 telah datang dan beliau sangat tertarik dengan koleksi Museum Ranggawarsita sekaligus mengambil gambar koleksi Perunggu yang sangat jarang dijumpai (master piece) Vajra dan Vajra Bell, dua koleksi yang pertama ditanyakan . Juga Standing Ganesha yang merupakan satu-satunya koleksi Perunggu yang amat langka di Indonesia.
Sebagai Destinasi dalam peta Pariwisata Jawa Tengah, mulai Januari 2009 sejumlah Cruise Ship dari Eropa, Asia dan Australia telah singgah di Pelabuhan Tanjung Emas dan beberapa diantaranya lewat Angsa Tour dan Merapi Tour singgah juga di Museum Jawa Tengah Ranggawarsita dan sebagai promo sekaligus peduli budaya, ditampilkan seni tradisional mulai, Kuda lumping, Sintren, wayang kulit sampai barongsay dan demo membatik.
Layanan yang dikembangkan selain pameran tetap, pameran khusus koleksi, juga pameran keliling, Layanan Berceritera dan outdoor exhibition ( dalam proses penataan).
Anda bangga dan peduli budaya, jangan ketinggalan dengan wisatawan mancanegara, anda pasti bisa.
1)Mr.Takeshi Asanuma seorang curator sculpture ( Kyoto National Museum) meneliti koleksi perunggu sebagai anggota rombongan Prof. Koezuka Takashi dari Museum of Osaka University.
2)Prof. Naoko Ito,Ph.D (Hiroshima University) sedang mengisi buku tamu beserta rombongan di VIP Room Museum Jawa Tengah Ranggawarsita.
Semarang, Agustus 2009